This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 12 Februari 2011

DOWNLOAD GAME BOOSTER FULL

Game Booster - Game Booster merupakan sebuah software yang berfungsi untuk meningkatkan performa komputer saat bermain bermain game PC. Saat ini game booster terbaru versi 2.2 telah dirilis dan goceng blog telah menyiapkan agar game booster yang sobat miliki menjadi premium alias full.. Soo.. silahkan download Game Booster full melalui link yang telah tersedia di akhir postingan ini.

DOWNLOAD GAME BOOSTER FULL PATCH

Bagi sobat yang ingin mendapatkan performa yang baik dalam bermain game tidak ada salah mencoba Game Booster aplikasi yang memang di rancang untuk dapat meningkatkan performa komputer kita dalam bermain game. Dengan menggunakan game booster sobat blogger tidak perlu setting ini itu untuk mendapatkan performa yang baik dalam bermain game. Sobat blogger hanya perlu klik, dan rasakan sendiri perbedaan nya.

Keuntungan Game Booster:
Click, Game Booster sangat mudah digunakan. Dengan penampilan yang cukup menarik membuat Game Booster menjadi software paling lengkap.

Speed up Game Play, Game Booster memberikan ruang lebih CPU dan RAM untuk game anda, membuat performa game anda berjalan di batas maksimum.

Defrag Game Files, Game Booster dapat melakukan defragment secara cepat terhadap direktori game dan files, untuk membuat game anda dapat di load dan berjalan sangat cepat.

Increase Gaming Stability, Game Booster mencegah dan menghindari kemungkinan adanya konflik maupun ketidaksesuaian, dengan cara menutup atau menghentikan sementara proses yang berjalan di background dan layanan windows yang tidak digunakan di komputer anda.

Safe, Security and Free, Game Booster tidak memerlukan overclock kepada hardware / perangkat keras anda, tidak merubah registry windows dan pengaturan sistem. Game Booster 100% gratis, tanpa virus, adware maupun spyware. Game Booster di disain untuk Windows 2000, Vista, XP dan Windows 7. Selain itu, Game Booster pun sudah mendapatkan penghargaan dari Majorgeeks.com dan Download.com.

Silahkan Download Game Booster versi 2.2 Full melalui link :
Ziddu : KLIK DI SINI
Atau .....
Hotfile : KLIK DI SINI
* Tunggu dan klik tulisan SKIP ADS di pojok kanan atas :)

Jumat, 11 Februari 2011

AKHIRNYA PRESIDEN HOSNI MUBARAK MUNDUR

PRESIDEN HOSNI MUBARAK MUNDUR
Presiden Hosni Mubarak Mundur. Akhirnya Presiden Hosni Mubarak menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya setelah kurang lebih 18 hari di demo oleh ratusan ribu demonstarn. Berita mengenai Presiden Hosni Mubarak mundur tersebut, disampaikan langsung oleh Wapres Mesir, Omar Suleiman di Istana Presiden Mesir di Kairo sekitar pukul 6 Sore waktu setempat atau pukul 23.00 WIB. Setelah Presiden Hosni Mubarak mundur, siapa pemimpin berikutnya dan apa reakasi rakyat mesir ?

PRESIDEN HOSNI MUBARAK MUNDUR

Menurut Omar Suleiman, Presiden Hosni Mubarak telah memutuskan untuk mundur dan meninggalkan posisi presiden dan selanjutnya menugaskan Dewan Angkatan Bersenjata Mesir untuk mengarahkan situasi dan kondisi negara seribu Menara ini ke depan.

Begitu mendengar bahwa Presiden Hosni Mubarak Mundur dari kursi kepresidenan, rakyat langsung menyambutnya dengan sorakan kegembiraan di seantero Mesir. Seperti kita ketahui bersama Preseiden Hosni Mubarak telah berkuasa hampir 30 tahun, Mubarak sebetulnya telah di ultimaum untuk mundur pada hari Jumat pekan lalu. Namun ia masih berupaya bertahan dari tuntutan rakyat Mesir selama sepekan sebelum akhirnya memutuskan mundur.

Akhirnya Presiden Hosni Mubarak mundur, tidak sia sia perjuangan rakyat Mesir. Namun hingga postingan ini di terbitkan, belum jelas siapa pengganti Presiden Hosni Mubarak, namun diperkirakan Wapres Suleiman akan menggantikan perannya sebagai Presiden.

Kamis, 10 Februari 2011

IKAN BERKEPALA BUAYA (FOTO)

Ikan berkepala buaya, ditemukan oleh warga Tegal, Jawa Tengah. Setelah ditangkap dan di lihat lebih detail, ternyata ikan berkepala buaya ini juga bersisik mirip ular serta mempunyai empat sirip dan tiga ekor. Yang namanya keanehan ditambah lagi sudah muncul beritanya di TV, warga langsung berdatangan kerumah Atmo sang penangkap ikan berkepala buaya dan bersisik ular tersebut. Maklum lebih enak liat langsung dari pada hanya sekedar lihat foto ikan berkepala buaya...

Foto ikan berkepala buaya bersisik ular dipelihara di dalam kolam kecil depan rumah Atmo:
IKAN BERKEPALA BUAYA

Lantas, apakah penemuan ikan berkepala buaya tersebut akan dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa mistik? Maklum terkadang ada beberapa orang dan cenderung menjadi luas ketika menanggapi hal-hal yang berbau mistis.

Goceng blog coba sandingkan beberapa ikan yang mirip dengan penemuan warga tegal tersebut, yaitu  ikan berkepala buaya :

IKAN BERKEPALA BUAYA

IKAN BERKEPALA BUAYA

IKAN BERKEPALA BUAYA

IKAN BERKEPALA BUAYA

Walaupun goceng blog tidak bisa memastikannya karena bukan seorang ahli ikan. Tapi mungkin yang dimaksud ikan berkepala buaya tersebut adalah Lepisosteus. Ikan jenis ini biasa disebut "Gar", dan yang bermoncong buaya biasa disebut "Alligator Bar".

Ikan ini adalah ikan air tawar yang hidup di perairan Amerika hingga Mexico. Ia bisa mencapai panjang hingga 3 meter dan berat hingga 100 kg. Dengan melihat giginya, tentu saja kita mengetahui bahwa ikan ini adalah seekor karnivora. Ikan ini sebenarnya bukan ikan yang asing bagi para penduduk Amerika. Mungkin bagi Indonesia, ikan ini memang terlihat aneh.


Gimana.. coba bandingkan deh ikan berkepala buaya tersebut dengan ikan Aligator Bar di atas.. atau kurang puas bisa minta bantu om Google .. he..he..he..
[liputan 6/xfile-enigm]

HANDPHONE LG OPTIMUS ONE HARGA SPESIFIKASI

LG Optimus One, Harga dan Spesifikasi. Kamis (10/2/2011) kemarin ponsel cerdas LG Optimus One telah hadir di Indonesia. Ponsel cerdas yang berbasis Android, LG Optimus One (P500) ini informasinya telah laku 2 juta unit dalam 65 hari. Dan konon ini merupakan penjualan tercepat ketiga di dunia. Lantas apa spesifikasi LG Optimus One (p500) hingga orang berbondong bondong untuk membelinya? dan berapa harga LG Optimus One untuk wilayah Indonesia?

LG OPTIMUS ONE HARGA SPESIFIKASI

Ponsel ini memiliki prosesor dengan CPU 600 MHz. Mempunyai kapasitas multimedia dan fitur bisnis dari Think Free Office seperti email dan mengedit dokument office. "Browsing jadi lebih cepat dan game juga mulus tidak tersendat,".

Ponsel dengan layar sentuh TFT 3,2 inci, juga dilengkapi dengan kamera 3 megapiksel dan video codec MPEG4, H.263, H.264. Untuk menyimpan data LG optimus One menanamkan memori internal 512 Megabita dan memori eksternal MicroSD hingga 16 gigabita plus memori card 2 Gigabita. Tersedia tujuh homescreen atau halaman utama dan fitur teleponi yang cukup lengkap.

Dibandingkan ponsel Android dengan harga yang hampir sama, LG optimus One lebih unggul. "Resolusi lebih besar, RAM juga lebih besar sangat terasa saat browsing. Selain itu pula baterai ponsel ini lebih hemat dan tahan lama dibanding ponsel Android sejenis. Optimus One dibenami  baterai Li-Ion berkapasitas 1500 mAH.

Spesifikasi LG Optimus One
• 3.2" 256K-color capacitive TFT touchscreen of HVGA resolution (320 x 480 pixels); Multi-touch input
• Quad-band GSM/GPRS/EDGE support
• Dual-band 3G with HSDPA (7.2 Mbps)
• 600MHz CPU running Android 2.2 Froyo; 512MB RAM
• 3,2 megapixel autofocus camera; face and smile detection, geotagging
• VGA video recording @ 18fps
• microSD card slot, up to 32GB, 2GB in the box
• Standard 3.5mm audio jack
• Standard microUSB port (charging)
• GPS receiver with A-GPS; Digital compass
• Wi-Fi b/g; Wi-Fi hotspot functionality built-in
• Bluetooth 2.1 with A2DP
• Accelerometer for screen auto rotate; Proximity sensor
• FM radio with RDS
• Office document editor
• Portrait and landscape on-screen QWERTY keyboard
• Social networking integration
• DivX/XviD support
• Smart dialing
• Excellent loudspeaker performance

Harga LG Optimus One
Soal harga, LG menghadirkan Handphone Optimus One dengan banderol Rp.2.889.000. Dengan harga tersebut, pengguna juga akan mendapatkan paket dari Simpati, berupa internet gratis sebesar 300MB per bulan selama 6 bulan dan gratis isi voucer pulsa sebesar Rp200 ribu.

Ada yang berminat dengan LG Optimus One ?

FOTO PEREKAM SERANGAN AHMADIYAH : DIBURU POLISI

Foto perekam serangan Ahmadiyah di Cikeusik, Banten saat ini sedang diburu Polisi. Hal ini dikarenakan pada saat Tragedi serangan jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banteng, terdapat sejumlah kejanggalan. Salah satu diantaranya adalah perekam serangan Ahmadiyah (Minggu 6 Februari 2011) yang  kini video tersebut dapat bebas ditonton melalui youtube. Dan ini adalah foto perekam serangan Ahmadiyah yang sedang diburu Polisi ...

FOTO PEREKAM SERANGAN AHMADIYAH

Kalau kita lihat kembali video penyerangan yang menewaskan tiga jemaah Ahmadiyah itu ditemukan kejanggalan terkait pelaku perekam serangan Ahmadiyah, tampak si pengambil gambar terlihat leluasa merekam peristiwa itu dari berbagai sudut. Bahkan, di tengah kondisi yang sangat berbahaya itu, si perekam berada dalam kondisi aman. Si perekam juga sudah berada di lokasi saat serangan itu berlangsung.

Selain itu pula pada video serangan terhadap Ahmadiyah terlihat ada kejanggalan lain yaitu sejumlah penyerang terlihat mengenakan pita berwarna biru. Berdasarkan beberapa kejanggalan tersebut, terindikasi adanya adanya pihak penggerak dan mobilisasi massa. Polisi kini memburu pelaku / perekam kejadian amuk massa di Pandeglang, Banten.

Rabu, 09 Februari 2011

TIPS AGAR FLASHDISK AMAN DARI VIRUS

Tips agar flashdisk aman dari virus, sepertinya tips ini sangat cocok buat mereka yang sering gonta ganti pasangan dan suka colok sana colok sini... Maksudnya, itu flashdisk sering di colokin ke berbagai komputer atau laptop entah hanya sekedar copy data atau pun game pc. Ok deh ga perlu panjang lebar, simak aja Tips agar flashdisk aman dari virus berikut ini ...

TIPS AGAR FLASHDISK AMAN DARI VIRUS
  1. Masukkan flashdisk ke port komputer atau laptop
  2. Buat satu folder di drive flashdisk Anda.
  3. Beri nama folder tersebut dengan nama autorun.inf
  4. Buka folder tersebut, dan buat aplikasi Notepad di dalamnya di Start->All Programs->Accessories
  5. Beri nama file sembarang untuk file Notepad tersebut
  6. Buka program Character Map di Start->All Programs->Accessories->System Tools
  7. Pilih huruf yang berlabel Unicode, seperti Arial Unicode atau Lucida Sans Unicode, atau huruf Jepang, China dan karakter aneh lainnya.
  8. Kemudian, Pilih beberapa karakter, bisa 4 atau 5 buah, lalu tekan Ctrl+C untuk copy karakter aneh tersebut
  9. Rename file Notepad tersebut atau tekan F2 , dan paste karakter aneh yang sudah di-copy tadi untuk mengganti nama file Notepad tersebut
  10. Nama file Notepad akan berganti menjadi karakter aneh atau kotak-kotak, dan selesai
Dalam system operasi Windows, tidak diperbolehkan terdapat 2 nama file yang sama, sehingga kemungkinan besar virus tidak bisa memakai nama file autorun.inf tersebut. Jikalau virus ingin menggantinya, rata-rata virus belum mengenal karakter Unicode, sehingga tampak sulit untuk mengubahnya, dan flashdisk pun akan aman dari virus. Semoga Tips agar flashdisk aman dari virus ini berhasil dan bermanfaat, mengingat semakin berkembangnya atau lahir virus virus baru :)
[beritanet]

KISAH ALANDA KARIZA: IBU DITUNTUT 10 TAHUN, 10 MILIAR

Inilah kisah Alanda Kariza yang dituangkan dalam sebuah blog dan berjudul ibu dituntut 10 tahun penjara, 10 miliar rupiah. Kisah pilu Alanda Kariza tersebut mendadak menjadi trending topic twitter, hal ini dikarenakan curhat Alanda Kariza (baca: Kisah Alanda Kariza) mengenai nasib ibunya, Arga Tirta Kirana sebagai terdakwa Bank Century yang dituntut 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. Sungguh berat dan tidak adil ...

KISAH ALANDA KARIZA

Meskipun belum vonis, namun angka itu terbilang menakutkan bagi Alanda. Dia lalu membandingkan dengan vonis mantan pejabat Century -- atasan ibunya -- yang jauh lebih ringan. Bahkan lebih berat dibandingkan hukuman yang disandang Gayus Tambunan. Padahal ibunya, hanya kepada divisi di bank itu, hidupnya pun tak mewah. Dari perbandingan tersebutlah Alanda Kariza yang juga seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi Jakarta ini mengungkapkan kisahnya melalui blognya

Berikut ini kisah Alanda Kariza, yang bisa juga dibaca langsung ke http://alandakariza.com/ibu

Ibu, 10 Tahun Penjara, 10 Milyar Rupiah
Oleh Alanda Kariza

Jika ditanya apa cita-cita saya, saya hampir selalu menjawab bahwa saya ingin membuat Ibu saya bangga. Tidak ada yang lebih menyenangkan dibanding mendengar Ibu menceritakan aktivitas saya kepada orang lain dengan wajah berbinar-binar. Semua mimpi yang saya bangun satu persatu, dan semoga semua bisa saya raih, saya persembahkan untuk beliau. Belakangan ini, kita dibombardir berita buruk yang tidak habis-habisnya, dan hampir semuanya merupakan isu hukum. Saya… tidak henti-hentinya memikirkan Ibu. Terbangun di tengah malam dan menangis, kehilangan semangat untuk melakukan kegiatan rutin (termasuk, surprisingly, makan), ketidakinginan untuk menyimak berita… Entah apa lagi.

Selasa, 25 Januari 2011, periode ujian akhir semester dimulai. Hari itu juga, Ibu harus menghadiri sidang pembacaan tuntutan. Hampir tidak ada yang tahu apa yang terjadi dengan Ibu saya, yang sejak bulan September 2005 bekerja di Bank Century. Hanya keluarga dan kerabat dekat kami yang mengetahui bahwa Ibu menjadi tersangka di beberapa kasus yang berhubungan dengan pencairan kredit di Bank Century. Sidang pembacaan tuntutan kemarin merupakan salah satu dari beberapa sidang terakhir di kasus pertamanya.

Sejak Bank Century di-bailout dan diambil alih oleh LPS, kira-kira bulan November 2008 (saya ingat karena baru mendapat pengumuman bahwa terpilih sebagai Global Changemaker dari Indonesia), Ibu sering sekali pulang malam, karena ada terlalu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Saya jarang bertemu beliau. Bahkan ketika saya berulangtahun ke 18, saya tidak bertemu dengan Ibu sama sekali, karena beliau masih harus mengurus pekerjaan di kantor. Itu pertama kalinya saya berulangtahun tanpa Ibu. Seiring dengan diusutnya kasus Century, Ibu harus bolak-balik ke Bareskrim untuk diinterogasi oleh penyidik sebagai saksi untuk kasus-kasus yang melibatkan atasan-atasannya.

Sejak saya kecil, Ibu saya harus bekerja membanting tulang agar kami bisa mendapat hidup yang layak – agar saya mendapat pendidikan yang layak. Ketika saya duduk di SMP, beliau sempat di-PHK karena kantornya ditutup. Kami mengalami kesulitan keuangan pada saat itu, sampai akhirnya saya menerbitkan buku saya agar saya punya “uang saku” sendiri dan tidak merepotkan beliau, maupun Papa. Ibu sempat menjadi broker property, berjualan air mineral galonan, sampai berjualan mukena. Adik pertama saya, Aisya, ketika itu masih kecil. Ibupun mengandung dan melahirkan adik kedua saya, Fara. Akhirnya, ketika buku saya terbit, beliau mendapat pekerjaan di Bank Century. Papa sudah duluan bekerja di sana, tetapi hanya sebagai staf operasional.

Saya lupa kapan… tapi pada suatu hari, saya mendengar status Ibu di Bareskrim berubah menjadi TSK. Tersangka.
…
Itu merupakan hal yang tidak pernah terlintas di pikiran saya sebelumnya. Tersangka? Dalam kasus apa? Dituduh menyelewengkan uang?

Sejak Ibu bekerja di Century, hidup kami tetap biasa-biasa saja. Jabatan Ibu sebagai Kepala Divisi boleh dibilang tinggi, tapi tidak membuat kami bisa hidup dengan berfoya-foya. Orang-orang di kantor Ibu bisa punya mobil mahal, belanja tas bagus, make up mahal… Tidak dengan Ibu. Mobil keluarga kami hanya satu, itupun tidak mewah. Saya sekolah di SMA negeri dan tidak bisa memilih perguruan tinggi swasta untuk meneruskan pendidikan karena biayanya bergantung pada asuransi pendidikan. Ibu tidak membiarkan saya mendaftarkan diri untuk program beasiswa di luar negeri – beliau khawatir tidak bisa menanggung biaya hidup saya di sana. Papa di-PHK segera setelah kasus Century mencuat ke permukaan. Papa tidak bekerja, hanya Ibu yang menjadi “tulang punggung” di keluarga saya. Papa dan saya sifatnya hanya “membantu”.

Saat itu, berat sekali rasanya, Ibu memiliki titel “tersangka” di suatu kasus. Saya tidak bisa mendeskripsikan perasaan saya ketika itu. Saya duduk di Kelas 3 SMA tatkala status Ibu berubah. Ibu jatuh sakit karena tertekan. Tepat satu hari sebelum Ujian Akhir Nasional, Ibu harus diopname, dan saya baru tahu pukul 10 malam karena keluarga saya khawatir hal ini akan mengganggu konsentrasi saya dalam menjalani ujian. Saya tidak lagi bisa memfokuskan pikiran saya terhadap UAN SMA. Pikiran saya hanya Ibu, Ibu, dan Ibu.

Sejak itu, hidup kami benar-benar berubah… walau dari luar, Ibu dan Papa berusaha terlihat biasa-biasa saja. Mereka tidak cerita banyak kepada saya. Mobil dijual dan mereka membeli yang jauh lebih murah. Kami jarang pergi jalan-jalan dan saya jarang mendapat uang jajan. Kami lebih jarang menyantap pizza hasil delivery order. Supir diberhentikan, dan hanya punya satu pembantu di rumah. Ibu dipindahkan ke kantor cabang, sementara Papa mengalami kesulitan mencari pekerjaan. Saya beruntung, mereka berdua tidak pernah menahan saya dari melakukan hal-hal yang saya mau lakukan, terutama aktivitas Global Changemakers dan IYC. Tapi, saya sadar, bahwa hidup kami benar-benar berubah.

I can live with that. I’m willing to work part time, do internships, and work my ass off to publish more and more books if it would help my parents, especially my mother. Although I don’t have my own car and I can’t shop luxurious stuff just like my friends do, I’m happy, and I’m willing to live like that. Saya mau, meski hal tersebut pasti melelahkan. Saya memilih beasiswa dari BINUS International dibanding Universitas Indonesia, salah satunya juga supaya orangtua saya tidak perlu lagi membiayai pendidikan saya. Supaya uang untuk saya bisa digunakan untuk membiayai pendidikan adik-adik saya. Saya ingin mereka bisa les Bahasa Inggris bertahun-tahun seperti saya dulu… siapa tahu mereka bisa memenangkan kompetisi-kompetisi internasional yang bergengsi.

Awalnya pun berat bagi Ibu, tapi lambat laun, Ibu sangat ikhlas. Ibu jarang membagi kesulitannya kepada saya – selalu disimpan sendiri atau dibagi ke Papa. Beliau hanya mengingatkan saya untuk tidak lupa shalat dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan nilai-nilai yang baik agar beasiswa tidak dicabut. Dari apa yang dialami Ibu, saya belajar untuk tidak dengan mudah mempercayai orang lain. Ibu orang baik dan hampir tidak pernah berprasangka buruk. Tapi sepertinya kebaikannya justru dimanfaatkan untuk kepentingan orang lain.

Ibu dituduh terlibat dalam pencairan beberapa kredit bermasalah, yang disebut sebagai “kredit komando” karena bisa cair tanpa melalui prosedur yang seharusnya. Beberapa kredit cair tanpa ditandatangani oleh Ibu sebelumnya. Padahal, seharusnya semua kredit baru bisa cair setelah ditandatangani oleh beliau yang menjabat sebagai Kepala Divisi Corporate Legal. Ya, tidak masuk akal.

“Kredit komando” ini terjadi atas perintah dua orang yang mungkin sudah familiar bagi orang-orang yang mengikuti kasus Century melalui berita, Robert Tantular dan Hermanus Hasan Muslim. Dua orang ini sudah ditahan dan seharusnya, menurut saya, kasusnya sudah selesai. Ibu dulu hanya menjadi saksi dalam kasus mereka berdua, karena kredit-kredit tersebut cair karena perintah mereka, bukan Ibu. Bahkan tandatangan Ibu pun “dilangkahi”. Pertanyaan saya, mengapa Ibu dijadikan tersangka? Nonsens.

Oleh karena itulah, saya optimis. Saya tahu bahwa Ibu tidak bersalah, walaupun saya ‘awam’ dalam dunia hukum perbankan. Saya selalu berkata kepada Ibu bahwa semua akan baik-baik saja, karena itulah yang saya percayai, bahwa negara ini (seharusnya) melindungi mereka yang tidak bersalah, bahwa negara ini adalah negara hukum.

Sampai akhirnya, pada tanggal 25 Januari 2011, sehari sebelum saya ujian Introduction to Financial Accounting, saya harus menerima sesuatu yang, sedikit-banyak, menghancurkan mimpi yang telah saya bangun bertahun-tahun, dalam sekejap.

Hari itu seharusnya menjadi hari yang biasa-biasa saja. Ujian hari itu bisa saya kerjakan dengan baik. Saya pulang cepat dari kampus, tidur siang, bangun dan menonton televisi. Ibu pulang malam. Status BBM salah seorang tante berisi: “Deep sorrow, Arga”. (Nama Ibu adalah Arga Tirta Kirana). Saat itu, untuk sejenak, saya tidak mau tahu apa yang terjadi. Hari itu, Ibu dan Papa pergi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mendengar pembacaan tuntutan.

Ibu dituntut kurungan 10 tahun penjara dan denda sebesar 10 milyar Rupiah.
Sesak nafas. Yang terasa cuma airmata yang tidak berhenti.

Mungkin, ini cuma mimpi buruk… Mungkin, ketika terbangun, ternyata kasus ini sudah berakhir, dan saya bisa menjalani hidup yang “biasa” lagi dengan Ibu, Papa, dan dua adik-adik yang masih kecil. Walau hidup kami tidak mewah, tapi bahagia. Tidak harus ada sidang, tidak harus ada penyidikan di Bareskrim, tidak harus ada pulang larut karena harus ke kantor pengacara, tidak harus melewatkan makan malam yang biasanya dinikmati bersama-sama. Saya kangen Ibu masak di rumah: pudding roti, spaghetti, roast chicken, sop buntut, apapun. Saya kangen pergi ke luar kota, walau cuma ke Bogor, bersama keluarga. Hal-hal kecil yang sudah tidak bisa kami nikmati lagi. Kalau ini hanya mimpi buruk, saya mau cepat-cepat bangun.

Mungkin saya tidak sepintar banyak orang di luar sana, terutama para ahli hukum: mulai dari hakim, jaksa, sampai pengacara maupun notaris. Saya tiga kali mencoba untuk diterima di FHUI, dan tiga kali gagal. Tapi, saya bisa menilai bahwa tuntutan yang diajukan itu tidak masuk di akal.

Gayus – kita semua tahu kasusnya, kekayaannya, kontroversinya – divonis 7 tahun penjara dan denda 300 juta. Robert Tantular dituntut hukuman penjara selama 8 tahun dan Hermanus Hasan Muslim dituntut hukuman penjara selama 6 tahun dari PN Jakarta Pusat. Lalu, mengapa Ibu 10 tahun? Setolol dan seaneh apapun saya, saya cukup waras untuk tidak sanggup mengerti konsep tersebut menggunakan nalar dan logika saya. Apakah karena keluarga kami tidak memiliki uang? Ataukah karena Ibu justru terlalu baik?

Ini negara yang saya dulu percayai, negara yang katanya berlandaskan hukum. Atas nama Indonesia, saya dulu pergi ke forum internasional Global Changemakers. Atas nama Indonesia, saya mengikuti summer course di Montana. Untuk Indonesia, saya memiliki ide dan mengajak teman-teman menyelenggarakan Indonesian Youth Conference 2010. Indonesia yang sama yang membiarkan ketidakadilan menggerogoti penduduknya. Indonesia yang sama yang membiarkan siapapun mengkambinghitamkan orang lain ketika berbuat kesalahan, selama ada uang. Indonesia yang sama yang menghancurkan mimpi-mimpi saya.

“Apa yang Alanda ingin lakukan sepuluh tahun lagi?”

Sebelumnya saya tahu, saya punya begitu banyak mimpi yang ingin dicapai, untuk membuat Ibu bangga, dan – mungkin – untuk Indonesia. Ingin mendirikan sekolah supaya pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik, ingin menyelenggarakan IYC terus menerus agar ada banyak agen perubahan di Indonesia, ingin ini dan ingin itu. Keinginan-keinginan itu mati tanpa diminta. Sekarang hanya ingin Ibu bebas dari seluruh kasus tersebut. Sekarang hanya ingin hidup bahagia bersama Ibu, Papa, dan adik-adik – di rumah kami yang tidak besar tapi cukup nyaman; jalan-jalan dengan mobil yang tidak mahal tapi bisa membawa kami pergi ke tempat-tempat menyenangkan.

Saya mau ada Ibu di ulangtahun saya yang keduapuluh, dua minggu lagi. Saya mau ada Ibu di peluncuran buku saya – seperti biasanya. Saya mau ada Ibu waktu nanti saya lulus dan diwisuda. Saya mau ada Ibu ketika saya suatu hari nanti menikah. Saya mau ada Ibu ketika saya hamil dan melahirkan anak-anak saya.

Uang, politik, hukum yang ada di negara ini menghancurkan bayangan saya tentang hal itu. Mungkin selamanya pilar-pilar hukum hanya akan mempermasalahkan kredit-kredit macet, menjebloskan orang-orang ‘kecil’ ke penjara tanpa bukti dan analisa yang komprehensif (maupun putusan yang masuk di akal), bukan 6,7T yang entah ada di mana saat ini. Mungkin hal-hal seperti ini yang membuat pemuda-pemuda optimis berhenti berkarya untuk Indonesia. Mungkin hal-hal seperti ini yang membuat individu-individu brilian memilih untuk tinggal dan berkarya bagi negara lain… agar keluarga mereka tetap utuh. Supaya mereka tidak harus menghadapi ketidakadilan yang menjijikan seperti ini.

Saya mau Ibu ada di rumah, Indonesia. Tidak di penjara, tidak di tempat lain, tapi di rumah, bersama saya, Papa, Aisya, dan Fara.

Hari Kamis, Ibu akan membacakan pledooi (pembelaan) di PN Jakarta Pusat. Ibu akan menceritakan seluruh kejadian yang beliau alami dan mengapa seharusnya beliau tidak mengalami tuduhan apalagi tuntutan ini.

Saya mohon doanya buat Ibu, walau mungkin Anda tidak pernah mengenalnya. Ia berjasa besar bagi saya, dan saya yakin, bagi banyak orang di luar sana. Beliau membutuhkan doa, dukungan, dan bantuan dari banyak orang.

Even if I have to let Indonesian Youth Conference go, even if I have to work hard 24/7 to live without having to ask for allowances from my mother… I’m willing to do so.

I just want her to stay with me… instead of behind those scary bars. I just want her to witness everything that I will achieve in the future. I just want her to see my little sisters grow up, beautifully. I just want her to always be there around the dining table, and we’ll have dinner together. I just want her to cook again for the whole family on Sunday mornings. I just want her to let me drive for her when she has to go somewhere. I just want her to listen to my stories about my boyfriend, my friend, campus life, or silly little things. I just want her here… Here.

I love you, Mum. I do… :’(

Memang goceng blog juga ga terlalu paham dengan yang namanya hukum, tapi kalau baca kisah Alanda Kariza: ibu dituntut 10 tahun penjara, 10 miliar rupiah ... terasa sangat menyedihkan dan tidak ada keadilan :p